Sabtu, 19 Desember 2015

PERSEPSI



Pemikiran seseorang terhadap objek secara subjektif.
Meliputi          : Penginderaan (sensasi) → melihat, mendengar
                          Perhatian (atensi) →fokus
                          Interpretasi → aplikasi, kelanjutan dari kegiatan di atas
Persepsi adalah proses melakukan diskriminasi di antara rangsangan – rangsangan serta menginterprestasikan arti – artinya.
  1. Davidoff, persepsi merupakan aktivitas yang intrograted dalam diri individu, mka apa yang ada dalam diri individu akan ikut aktif dalam persepsi.
  2. Bower, persepsi ialah interpretasi tentang apa yang diinderakan atau dirasakan individu.
  3. Gibson, persepsi mrupakan suatu proses pengenalan maupun proses pemberian arti terhadap lingkungan oeh individu.
  4. Wikipedia Ino, persepsi adalah tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna mmberikan gambaran dan pemahaman tentang linkungan. 
Faktor – faktor persepsi adalah
1.      sudut pandang
2.      kelengkapan data
3.      tingkat pendidikan
4.       lingkungan dan
5.      penarikan kesimpulan.
Kegagalan dalam persepsi dapat terjadi bila terdapat kesalahan atribusi, efek halo, stereotype, prasangka, dan gegar budaya.
Bentuk kegagalan:
1.      Kesalahan Atribusi : kesalahan yang timbul dari proses internal dalam diri untuk menduga sesuatu
2.      Efek Halo : fakta bahwa begitu kita membentuk kesan menyeluruh mengenai seseorang, kesan menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas penilaian yang spesifik.
3.      Stereotif : mengeneralisasikan orang2 berdasarkan sedikit informasi dan membentuk asumsi mengenai mereka berdasarkan keanggoaan dalam suatu kelompok.
4.      Gegar Budaya : ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang2 baru
Kesimpulan : Persepsi → pola pikir → keputusan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar