Pemikiran seseorang
terhadap objek secara subjektif.
Meliputi : Penginderaan (sensasi) → melihat,
mendengar
Perhatian (atensi)
→fokus
Interpretasi →
aplikasi, kelanjutan dari kegiatan di atas
Persepsi adalah proses
melakukan diskriminasi di antara rangsangan – rangsangan serta
menginterprestasikan arti – artinya.
- Davidoff, persepsi merupakan aktivitas yang intrograted dalam diri individu, mka apa yang ada dalam diri individu akan ikut aktif dalam persepsi.
- Bower, persepsi ialah interpretasi tentang apa yang diinderakan atau dirasakan individu.
- Gibson, persepsi mrupakan suatu proses pengenalan maupun proses pemberian arti terhadap lingkungan oeh individu.
- Wikipedia Ino, persepsi adalah tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna mmberikan gambaran dan pemahaman tentang linkungan.
Faktor – faktor persepsi
adalah
1. sudut
pandang
2. kelengkapan
data
3. tingkat
pendidikan
4. lingkungan dan
5. penarikan
kesimpulan.
Kegagalan dalam persepsi
dapat terjadi bila terdapat kesalahan atribusi, efek halo, stereotype,
prasangka, dan gegar budaya.
Bentuk kegagalan:
1. Kesalahan
Atribusi : kesalahan yang timbul dari proses internal dalam diri untuk menduga
sesuatu
2. Efek
Halo : fakta bahwa begitu kita membentuk kesan menyeluruh mengenai seseorang,
kesan menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas penilaian yang
spesifik.
3. Stereotif
: mengeneralisasikan orang2 berdasarkan sedikit informasi dan membentuk asumsi
mengenai mereka berdasarkan keanggoaan dalam suatu kelompok.
4. Gegar
Budaya : ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang2 baru
Kesimpulan
: Persepsi → pola pikir → keputusan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar