Sabtu, 19 Desember 2015

AKU (Ambisi, Kenyataan, Usaha)



         Ambisi adalah sesuatu yang ingin dicapai atau keinginan yang kuat yang harus didapatkan.
         Ambisi dibagi menjadi 2 yaitu : ambisi hampiran ( yang diharapkan terjadi), ambisi hindaran ( yang dihindari).
         Ambisi timbul karena kebutuhan untuk mencapai kenikmatan, ketentraman, hubungan baik, kebahagiaan, prestise, kekuatan dan keberhasilan.
         Kenyataan adalah fakta, realita, dan kondisi yang sebenarnya.
         Kenyataan mempengaruhi pencapaian suatu ambisi baik mendukung maupun menghambat.
         Macam – macam kenyataan berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi 2 yaitu : eksternal ( lingkungan, keluarga, keuangan, pergaulan) dan internal (sistem, nilai dan asumsi, kesanggupan, tempramen, selera, sikap, gaya kerja dan emosi).
         Usaha adalah tindakan untuk meraih sesuatu untuk mencapai ambisi.
         Usaha dibedakan menjadi 2 yaitu : usaha reaktif dan proaktif.
         Metode untuk menerapkan AKU adalah analisa, SWOT ( strength, weakness, opportunity, threat)
AMBISI
Sesuatu yang ingin dicapai seseorang dengan tekad bulat.
Jenis ambisi : Ambisi hampiran (yang diusahakan terjadi)
                      Ambisi hindaran (yang diusahakan tidak terjadi)
Penyebab muncul ambisi :
untuk kenikmatan, ketentraman, kehangatan, ketenaran, kekuasaan, keberhasilan.
Harus dipikirkan tentang:
         Prioritas ambisi : mana yang perlu didahulukan
         Tangga ambisi : tahapan-tahapan/ proses
         Konflik ambisi
KENYATAAN
Faktor-faktor yang berpeluang untuk terciptanya ambisi.
Jenis-jenis :   
         Eksternal : pengaruh orang tua
         Internal : keyakinan, kesanggupan, watak, selera, sikap, gaya kerja
USAHA
Kegiatan untuk mencapai ambisi
         Macam-macam:        
         Usaha reaktif : tidak diinginkan
         Usaha proaktif : menghampiri ambisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar