Sabtu, 19 Desember 2015

PENGENALAN DIRI



• Pengenalan diri adalah kemampuan seseorang untuk melihat kekuatan dan kelemahan yang ada pada dirinya shingga dapat melakukan respon yang tepat terhadap tuntutan yang muncul baik dari dalam maupun dari luar.
• Berdasarkan pengetahuan diri dan orang lain, daerah dibedakan menjadi tiga, yaitu daerah publik, daerah buta, dan daerah yang tidak diketahui.
• Ada empat macam golongan manusia, yaitu Sanguinis (popular), plegmatis (damai), Korelis (kuat), dan melankolis (sempurna).
• Sifat dapat berasal dari keturunan, lingkungan, dan juga kehendak bebas.
Proses mengungkap sifat diri sendiri yang tidak dimengerti menjadi dimengerti dengan tepat.
Tujuan : mengetahui potensi dan kelemahan diri sendiri
Tipe-tipe kepribadian :
Sanguinis (popular)
         Suka bicara
         Humoris
         Emosional
         Ekspresif
         Childies
         Kreatif
         Spontanistas
         Cepat meminta maaf
         Bukan pendendam
         Penuh semangat
         Ingatan kuat pada warna

Koleris (kuat)
         Tipe pemimpin          
         Dinamis                     
         Aktif                         
         Bersaing
         Selalu benar dalam keadaan darurat
         Menekankan fungsi hasil, bukan proses
         Tidak perlu teman

Melankolis (sempurna)
         Penuh pikiran
         Analitis
         Sensitif                      
         Serius
         Idealis
         Tekun
         Perfeksionis
         Berbakat
         Teratur
         Artistik
         Rapi
         Setia
         Puitis

Plegmatis (damai)
         Rendah hati
         Tegar
         Mudah bergaul
         Perhatian
         Tidak tergesa-gesa
         Pendengar yang baik
         Konsisten
         Tenang
         Cerdas
         Santai
         Suka menyembunyikan emosi
         Tidak suka menyinggung

         Menjadi penengah
         Mudah sepakat, mudah bilang “Ya”
         Menghindari konflik
         Suka mengawasi orang
3 Aspek dalam konsep diri:
  1. Pengetahuan
a.      Idenditas forma
b.      Kualifikasi pribadi
c.       Perbandingan antara kita dan orang lain
d.     Ekspresi Verbal “saya adalah...”
  1. Harapan
a.      Idealisme diri
b.      Karakteristik pribadi
c.       Tujuan dari pembentukan jati diri
d.     Ekspresi verbal “saya seharusnya dapat menjadi...”
  1. Penilaian diri
a.      Perbandingan saat saya ini dengan sbelumnya
b.      Semakin besar perbedaan, semakin rendah penghargaan terhadap dirinya
c.       Semakin merasa dapat mencapai standar atau harapan-harapan ia akan merasa nyaman dan menyukai dirinya

Perubahan konsep diri dan penerapannya dalam kehidupan sehai-hari:
  1. Tahapan untuk mengubah konsep diri
a.      Tetapkan yang akan dicapai
b.      Dapatkan umpan balik dari orang lain
c.       Perbaiki cara pandang terhadap diri sendiri
d.     Perbaiki cara bicara terhadap diri sendiri
  1. Penerapan konsep diri di kehidupan sehari-hari
a.      Dapat menyadari kelemahan dan kekurangan
b.      Pandai mengendalikan diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar